July, 2006

calciopoli

kasus suap melanda sepakbola italia dan mencoreng dunia olahraga. para penyelidik bertindak cepat. klub klub besar dikenakan hukuman. juve harus degradasi ke seri B dan milan, lazio serta fiorentina mendapatkan pengurangan poin. oknum oknum pejabat teras dan juga para wasit serta hakim garis mendapatkan hukuman pula. italia bertekad memperbaiki citranya kembali.

memang titel juara dunia didapatkan, namun kasus itu memang masih belum tuntas. lukanya masih menganga. juve sebagai terdakwa utama masih belum puas akan vonisnya dan meminta banding. gimana selanjutnya…kita tunggu saja.

mari kita berkaca pada kompetisi sepakbola indonesia. apakah indonesia bersih dari suap ?? pasti semua orang akan sepakat dan maklum bahwa suap masih merupakan budaya sepakbola indonesia. sudah menjadi rahasia umum kalo wasit selalu memihak tuan rumah. hal yang lumrah bila tuan rumah memberikan servis yang lebih kepada para wasit sehingga keputusan di lapangan bisa berat sebelah. tentu saja saya tidak dapat membuktikan kepada anda klub mana yang melakukan suap ato wasit siapa yang bisa disuap. saya bukan penyelidik. tapi toh pandangan umum masyarakat indonesia seperti itu. nah… apa kita mau berubah ??? let see…

hanya saja setelah saya melakukan korupsi saya dapati ternyata korupsi itu menyenangkan. enak banget. jadi…?? hehehehehe entahlah

not complete

waktu menunjukkan pukul 16:00…dan aku lalu kabur dari kantor cokelat oranye ini. situasi benar benar menguntungkan. jadi beranjak dengan pelan dan aku yakin aku akan aman aman saja. sesampai di lift semua berubah. kenapa dia harus ada di depanku ??? dan pada saat aku melakukan kejahatanku, kabur dari kantor. ugh… dan dengan sejuta alasan aku tetap saja kabur. hanya pasti penghargaan pegawai teladan tidak akan aku sandang. persetan… yang penting bisa liat bola. hahahahaha

winnetou

para kulit merah terdesak akan kehadiran kulit pucat. dan walaupun telah mengungsi namun mereka tetap saja terdesak. dimana banyak ketidak adilan terjadi. dimana hukum bagai pedang yang bermata dua. kulit merah yang terdesak karena dianggap bangsa tidak beradab. dan harta yang terpendam adalah alasan untuk membantai mereka. oh…winnetou…pemimpin yang bijak. menyatukan seluruh bangsa untuk melawan ketidak adilan. hanya cita cita yang luhur tetap saja terkubur karena nasib telah menentukan. bangsa kulit merah punah bersama keagungan dirinya. tinggal cerita…