asap gelisah

rembulan muncul terlambat malam ini
malu malu tertutup awan
terlihat sinarnya dari jendelaku
namun tak cukup menghilangkan galau hatiku

dua batang rokok habis kutuntaskan
menemani nafas dan pemikiran
apakah harus apakah jangan
aku terbungkam di persimpangan

gelisah suara gagak di kejauhan
menetapkan meniupkan rasa kesetiaan
kepada kematian yang kupeluk erat
demi pengharapan

dua ayat kusitir lembut
karena Dialah pemberi petunjuk
penggerak hati kepada kalut
penerang jiwa saat terhasut

ya Rabb… ya Rahman..
Engkau selalu tahu yang kugelisahkan
pinggirkanlah segala pilihan
dan biarkanlah tetap kupeluk kematian
15 oct 2008
untuk dewiku,
kapan kamu pulang ?



No Comment

Leave a Reply